Sebuah rindu yang mengelilingi tiap jarak berpisah
Sebuah kisah yang tiada henti untuk di ceritakan
Sebuah rasa yang semakin penuh menyelimut hati
Ini hanya tentang kalimat sebuah yang begitu banyak tentangmu. Aku tidak tahu sebuah itu sebesar apa, yang jelas lebih besar dari kepalan tanganmu.
Semoga Tuhan memberi jalan yang baik atas apa yang sudah di niatkan dan apa yang sudah di harapkan.
***
"Haaa tapi kamu itu masih menyebalkan" Keluhnya."Bukankah sebuah hubungan atas dasar saling mengisi, mengingatkan, dan memberi. Kenapa kamu masih mengeluhkannya?"
"Aku tidak mengeluh, se-menyebalkannya kamu itu, aku tetap sayang kamu." Berusaha merayu dengan mautnya.
"Dan ada satu lagi, menerima. Sebuah hubungan akan lancar jika dua orang bisa saling mengisi, bukan?"
"Ya! Dont worry.. I will stay with you. There's nothing you can ever do to lose my love."
***
Aku tidak tahu sudah berapa besar harapan-harapanku untuk berkepanjangan bersamamu.
Beritahu kepadaku bila selamanya memang ada. Kita tidak pernah tahu bukan bagaimana masa depan. Tapi aku tahu, aku mau dan akan menghabiskan sebanyak apapun waktuku denganmu. Yang aku tahu pasti aku selalu menikmati setiap detik waktuku bersamamu.
Aku ingat bagaimana sikap ribetmu ketika aku tidak memberi tahu apa yang aku rasakan, keluhkan semua tentangmu. Aku ingat sekali betapa lucunya kamu ketika makan topping pinggiran pizza yang selalu di santap paling terakhir. Dan aku ingat ketika kamu bercerita perihal makan fried chicken di restoran cepat saji yang selalu di suir-suirin oleh ibumu. Aku juga ingat sekali rasanya saat kamu memeluk tubuhku berkali-kali.
Katamu, kamu mencintaiku dan menyayangimu dengan segala hal yang kamu perjuangkan, tapi aku mencintaimu dan menyayangimu, lebih. I love you.
Rizkaaaaaaaa. Sweet ;3 pacarmu beruntung!
BalasHapus