Kisah yang sudah berlalu beberapa bulan yang lalu, kini hadir kembali dan membawaku mengingatnya. Pas sekali disaat hujan dari pagi yang terus mengguyur hingga petangnya membawaku pada kerinduan yang amat sangat.
Kerinduan yang sebagian mengundang kekecewaan.
Tak bisa dipungkiri udara yang semakin dingin, semakin membawa benak pikiranku yang terjadi siang tadi.
Ketika kamu hadir kembali menatapku, banyak semua makna yang hadir di benakku. Pertanda apa ini? Apakah semua hanya sebuah kebetulan?
Kamu menampakkan diri di depanku seolah tak pernah meninggalkan kekecewaan.
Sebenarnya apa yang kamu rasakan? Dan apa yang aku rasakan ini? Entahlah aku sendiripun tidak tahu, dan tidak mengerti sama sekali.
Pertemuan kita memang singkat, tapi kamu meninggalkan banyak sebuah pernyataan-pernyataan yang tak terungkap, yang membuatku terpaksa menggantungkan semua yang ku fikirkan ketika kamu pergi seenaknya. Dan aku tidak pernah mengerti itu.
Betapa bodohnya aku dan kamu, yang sama-sama menginginkan hal indah bersama tetapi dibatasi dengan tembok keyakinan yang begitu tinggi.
Mungkin itu sebuah alasannya, selama ini :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar